skip to main | skip to sidebar

Numpang Lewat

free hit counter code
download free hit counter code

About me

My Photo
Sgtrn
Talita Sagitarani. A stranger. With solution. Anyway, I'm moving: brutalogic.tumblr.com Peace out!
View my complete profile

Blog Archive

  • ► 2014 (1)
    • ► August (1)
  • ► 2011 (3)
    • ► March (1)
    • ► February (1)
    • ► January (1)
  • ► 2010 (21)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (1)
    • ► June (5)
    • ► May (4)
    • ► April (2)
    • ► March (5)
    • ► January (1)
  • ▼ 2009 (30)
    • ▼ December (3)
      • Struktur Hewan dan Jaringan Organ
      • Struktur dam Fungsi Jaringan Tumbuhan
      • Struktur dan Fungsi Sel
    • ► September (1)
    • ► August (1)
    • ► July (20)
    • ► June (5)

Labels

  • Biologi (11)
  • Cerpen dan sebangsanya (10)
  • Download (1)
  • Only Once (1)
  • Pas Celeron (1)
  • Pas Core i7 Extreem (8)
  • Schooling (11)
  • Suka-Sukaan (2)
  • Sumpah Gak Penting (4)

Mailbox

Tatat's Account

Talita Sagitarani II

Create Your Badge

Cuap-Cuap-Parapap

ChitChat

Blogroll

  • Blog Adel
  • Blog Denia
  • Blog Dok Ferdiriva
  • Blog Erlanda
  • Blog Mas Sulis
  • Blog Raditya Dika
  • Blog Rahardyan
  • Blog RichardBule
  • Blog Smaba

Brutalogic

Wildest logics are never too hard to be imagined.

Tuesday, December 22, 2009

Struktur Hewan dan Jaringan Organ

Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan).

SEL, JARINGAN ORGAN, SISTEM ORGAN ORGANISME 

- JARINGAN EMBRIONAL

Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm.
Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm.
Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.
Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organ-organ tubuh dari suatu hewan.

- JARINGAN EPITEL

Jaringan epitel : jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan.
Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi

1.Epitel Pipih

a.Epitel pipih selapis


Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal.
Peritorium yang membatasi rongga tubuh, endotelium pada permukaan dalam pembuluh darah dan jantung, alveolus paru-paru, dinding luar kapsula. Bowman dalam ginjal, selaput gendang telinga, pleura, timica serosa dari perikardium
Fungsi : 
Difusi atau filtrasi. Misal difusi O2 dan CO2 pada alveolus.Filtrasi pada glomerolus.

b.Epitel pipih banyak lapis


Contoh:
pada kulit, rongga mulut, vagina.
Fungsi :
Proteksi/perlindungan

2.Epitel Kubus

a.Epitel Kubus Selapis


Contoh: 
pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. Kelenjar dan salurannya, permukaan luar ovarium, permukaan dalam lensa mata, epitel berpigmen retina, tubulus reanalis.
Fungsi :
Sekresi dan absorpsi

b.Epitel Kubus Banyak Lapis


Contoh: 
pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.
Saluran kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar ludah, pengembangan epitel di ovarium dan testis.
Fungsi : 
Sekresi

3.Epitel Silindris

a.Epitel Silindris Selapis


Contoh :
Bermikrofili : usus (menyusun jonjot-jonjot usus). 
Bersilia : rongga hidung, bronkus, oviduk.
Tak bersilia : lambung, kandung empedu, uterus dan salurannya.
Fungsi :
Proteksi, sekresi dan absorpsi.

b.Epitel Silindris Banyak Lapis


Contoh:
Laring (sel-selnya bersilia), faring, uretra, lapisan lendir (membran mukosa), anus.
Fungsi :
Proteksi, sekresi dan absorpsi.

c.Epitel Silindris Banyak Lapis Semu


Contoh :
Sel-sel bersilia : duktus epididymis vasedeferen, membran mukosa saluran pernafasan, tuba eustakhius. Sedangkan yang terdapat pada uretra laki-laki sel-selnya tidak bersilia.
Fungsi :
Proteksi, sekresi dan pergerakan zat

4.Epitel Transisional


Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah.
Contoh: pada kandung kemih. ureter, uretra, dan ginjal
Proteksi terhadap perubahan volume organ.

Proteksi, sekresi dan pergerakan zat.

JARINGAN OTOT

Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlang sung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek.
Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam :

1. Jaringan Otot Polos


Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.
Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.

2. Jaringan Otot Lurik


Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. 
Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.
Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.
Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.

3. Jaringan Otot Jantung/ Miokardium


Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta rangsang lambat.
Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.

JARINGAN SARAF

Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.


badan sel saraf


Terdapat 3 macam sel saraf :

1. Sel Saraf Sensorik
 Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.

2. Sel Saraf Motorik
 Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.

3. Sel Saraf Penghubung
 Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.


JARINGAN PENGUAT

Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. 
Yang termasuk jaringan penguat adalah :

1. Jaringan Ikat
Jaringan ikat terdiri dari serabut, sel-sel dan cairan ekstra seluler. Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ, menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh.

Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua:

a. Jaringan ikat longgar

Ciri-ciri : 
sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. 
Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ, pembuluh darah dan saraf. 
Fungsinya :
untuk membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah dan saraf.

a.Jaringan ikat padat

Nama lainnya jaringan ikat serabut putih, karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna 
putih. Jaringan ini terdapat pada selaput urat, selaput pembungkus otot, fasia, ligamen dan tendon. 

Fasia : adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. 
Ligamen : adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang.
Tendon : adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang, tulang dengan tulang, juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh.

2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)

Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim, pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh.

Ada 3 macam jaringan tulang rawan :

a. Kartilago hialin

Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok, ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang.

Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian, menguatkan saluran pernafasan, memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas.

b. Kartilago fibrosa

Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang, persendian tulang pinggang, pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong.

c. Kartilago elastik

Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga, epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.

3. Jaringan Tulang

Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks, matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang merupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka.
Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam :
a. Tulang keras, bila matriks tulang rapat dan padat.
Contoh : tulang pipa.
b. Tulang spons, bila matriksnya berongga
.Contoh : tulang pendek

4. Jaringan Darah

Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus, karena berupa cairan.
Bagian-bagian dari jaringan darah adalah :

a. Sel darah

Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

b. Keping-keping darah (trombosit)

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c. Plasma darah

Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening

Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. 
Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah.

6. JARINGAN LEMAK

Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan
Organ

Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki.

Beberapa organ tubuh

1. USUS

Merupakan bagian dari sistem pencernaan. dan isusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah:
a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain
b. Jaringan otot polos memanjang
c. Jaringan otot polos melingkar
d. Jaringan ikat longgar
e. Jaringan otot polos mukosa
f. Jaringan ikat longgar mukosa
g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus

Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

2. TRAKEA/ BATANG TENGGOROK

Merupakan bagian dari sistem pernafasan.
Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam :
a. Jaringan ikat padat
b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos
c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia
Garbage thrown by : Sgtrn on : 8:30 PM
Tags : Biologi, Schooling

2 comments:

Anonymous said...

wah blogna bgus

Tuesday, November 09, 2010 5:18:00 PM
Anonymous said...

thanks banget buat ilmunya ya...

Friday, November 19, 2010 1:48:00 PM

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod